Stainless Steel SUS 316

Bahan stainless steel merupakan bahan logam yang tidak mudah berkarat dengan kandungan massa chrome minimal 10,5%. Perlu digarisbawahi -tidak mudah berkarat -  seperti material besi pada umumnya. Kualitas stainless steel dipengaruhi oleh kelas stainless steel, lingkungan (air, garam, oksigen), dan bahan yang mengenai material stainless steel (basa, asam, organik).






Secara umum di lebih dari 30-an grade stainless steel di pasaran yang dibedakan karena kandungan nikel hingga kemampuan mekanis.

Sementara untuk pemakaian di ruangan laboratorium biasanya menggunakan stainless steel sus 316 sebagai bahan untuk permukaan meja laboratorium. Material Stainless steel sus 316 mempunyai kelebihan tahan terhadap banyak zat asam, basa, dan organik.

Sebelum anda mempertimbangkan untuk memakai stainless steel 316 sebagai permukaan meja (top table) pada meja laboratorium anda, mohon di ingat beberapa hal berikut :
1. Stainless steel merupakan penghantar listrik dan panas yang baik. Pemakaian untuk kegiatan dengan listrik dan panas tidak disarankan.

2. Kontruksi rangka diharapkan memakai material stainless juga untuk keindahan estetika.

3. Cek material asam, basa dan organik yang sering anda gunakan apakah mempunyai efek terhadap stainless steel sus 316. Bisa di cek di link  CHEMICAL RESISTANCE CHART